كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ PECINTA RASULULLAH.COM menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Sabtu, 28 April 2012

ULAMA KESUKAAN WAHABI TERNYATA CINTA MAULID NABI





ULAMA KESUKAAN WAHABI TERNYATA CINTA MAULID NABI.
PADAHAL WAHABI MENGATAKAN MAULID NABI ITU ADALAH BID' AH


Hari yang baik, bulan yang baik serta dengan niat yang baik pula, kami awali tulisan ini dengan Firman Allah berikut ini, agar hati tenang dan nyaman ketika membaca nya dengan baik-baik nanti nya.
Allah ta’ala berfirman :

قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

“Katakanlah: jika bapak-bapak kamu , anak-anak kamu, saudara-saudara kamu, isteri-isteri kamu, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik”.[QS At-Taubah :24].

Rasulullah bersabda :
لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده وولده والناس أجمعين

“Tidak beriman seseorang kamu sehingga adalah saya lebih dicintai nya dari orang tua nya dan anak nya dan semua manusia”.[HR Bukhari dan Muslim].

Sikap anti berlebihan terhadap Maulid Nabi, terkesan seakan peringatan Maulid Nabi adalah kesalahan yang mutlak, namun di balik ingkar mereka yang melampaui batas, ternyata ajaran ingkar Maulid Nabi baru ada sejak mereka ada, belum ada jauh sebelum peringatan Maulid ini telah diperingati dan di akui oleh Muslim dan Ulama sedunia, latar belakang ulama yang mereka sukai ternyata para pecinta Maulid dan salah satu dari sekianPara Motivator Maulid, berikut ini sebagian bukti nya :


Pendapat IBNU TAYMIYAH Tentang Maulid Nabi

Ibnu Taymiyah berkata :

فتعظيم المولد واتخاذه موسمًا قد يفعله بعض الناس، ويكون له فيه أجر عظيم لحسن قصده، وتعظيمه لرسول الله صلى الله عليه واله وسلم

“Adapun mengagungkan maulid dan menjadikannya acara rutin, itu dikerjakan oleh sebagian manusia, dan mereka mendapat pahala yang besar karena tujuan baik dan pengagungannya terhadap Rasulullah SAW”. [Lihat kitab Iqtidha' Shirathil Mustaqim : 297].


Ibnu Taymiyah juga berkata :

فتعظيم المولد واتخاذه موسماً قد يفعله بعض الناس ويكون لهم فيه أجر عظيم لحسن قصدهم وتعظيمهم لرسول الله صلى الله عليه وسلم

“Adapun mengagungkan maulid dan menjadikannya acara rutin, itu dikerjakan oleh sebagian manusia, dan mereka mendapat pahala yang besar karena tujuan baik dan pengagungannya terhadap Rasulullah SAW”. [Lihat kitab Majmu' Fatawa 23: 134].


TERNYATA :
Ibnu Taymiyah sosok Syaikhul Islam nya para Wahhabi dan Tokoh Yang Dipuja dan dibela mati-matian oleh Syaikh-Syaikh Wahabi-Saudi justru membela Maulid Nabi, ada apa dengan Wahabi, kenapa sebagian mereka mengingkari pendapat Ibnu Taymiyah, kenapa sebagian mereka menyangka ini fitnah terhadap Ibnu Taymiyah, kenapa sebagian mereka justru tidak pernah tahu pendapat Ibnu Taymiyah sebenarnya dalam masalah Maulid Nabi, mereka ingin berlepas diri dari Ibnu Taymiyah, yang sangat jelas mendukung Maulid Nabi, seandainya Maulid Bid’ah atau Tasyabbuh, sungguh Ibnu Taymiyah lebih dulu memerangi perayaan Maulid, karena di masa nya perayaan Maulid telah dirayakan setiap tahun, tidak pernah ia bilang Bid’ah, tidak pernah ia bilang Tasyabbuh dengan Natal, tidak pernah ia permasalahkan adakah Nabi dan para sahabat merayakan Maulid seperti ini, tapi Ibnu Taymiyah malah menyatakan Maulid Nabi adalah amalan yang baik, bahkan mendapat pahala bagi yang merayakan nya, karena menurut Ibnu Taymiyah Maulid adalah termasuk sebagian dari cara mengagungkan Nabi, dan termasuk salah satu cara mencintai Nabi.

Dengan kata lain Ibnu Taymiyah mengakui kebenaran Fatwa Ulama yang membolehkan perayaan Maulid, perbedaan persepsi dalam memahami hakikat makna Bid’ah antara Ibnu Taymiyah dan Wahabi/Salafi, otomatis berujung pada perbedaan kategori, Ibnu Taymiyah punya dua kategori Bid’ah yaitu Bid’ah Dholalah/Sayyiah dan Bid’ah Hasanah, tentu saja setiap hal atau cara baru dalam beramal tidak serta-merta dapat divonis sesat, sementara Wahabi yang salah memahami hakikat makna Bid’ah, membuat mereka tidak punya pilihan lain, setiap hal baru otomatis sesat menurut mereka, dan status hukum bukan lagi pada dalil nya, tapi lebih kepada ada atau tidak nya itu di masa Nabi dan Sahabat, sehingga wajar kalau pada setiap permasalahan yang mereka pertanyakan bukanlah dalil syar’i, dan tanpa sadar mereka telah mengingkari sebagian syari’at Islam atau dengan kata lain inilah ciri Manipulasi Fatwa Ala Wahhabi, semoga kekaguman mereka terhadap Ibnu Taymiyah bisa memperkecil perbedaan selama ini.



Pendapat IBNU KATSIR Tentang Maulid Nabi

Ibnu Katsir memuji Raja Mudhaffar Abu Sa’id Al-Kukburi sebagai berikut :

وكان يعمل المولد الشريف في ربيع الأول ويحتفل به احتفالا هائلا
وكان مع ذلك شهما شجاعا فاتكا بطلا عاقلا عالما عادلا رحمه الله وأكرم مثواه

“Dan dia [Raja Mudhaffar] menyelenggarakan Maulid yang mulia di bulan Rabi’ul awwal secara besar-besaran. Ia juga seorang raja yang cerdas, pemberani kesatria, pandai, dan adil, semoga Allah mengasihinya dan menempatkannya ditempat yang paling baik” [Lihat Kitab Bidayah wan-Nihayah 13 :136]


Ibnu Katsir juga berkata :

إن أول من أرضعته صلى الله عليه وسلم هي ثويبة مولاة أبي لهب وكان قد أعتقها حين بشرته بولادة النبي صلى الله عليه وسلم. ولهذا لما رآه أخوه العباس بعد موته في المنام بعدما رآه بشر خيبة، سأله: ما لقيت؟ قال: لم ألق بعدكم خيراً غير أني سقيت في هذه بعتاقتي لثويبة (وأشار إلى النقرة التي بين الإبهام والتي تليها من الأصابع).

“Sesungguhnya orang pertama kali menyusui Nabi SAW adalah Tsuwaybah yaitu budak perempuan Abu Lahab, dan ia telah dimerdekakan dan dibebaskan oleh Abu Lahab ketika Abu Lahab gembira dengan kelahiran Nabi SAW, karena demikian setelah meninggal Abu Lahab, salah seorang saudaranya yaitu Abbas melihatnya dalam mimpi, salah seorang familinya bermimpi melihat ia dalam keadaan yang sangat buruk,
dan Abbas bertanya : “Apa yang engkau dapatkan ?”
Abu Lahab menjawab : “Sejak aku tinggalkan kalian [mati], aku tidak pernah mendapat kebaikan sama sekali, selain aku diberi minuman di sini [Abu Lahab menunjukkan ruang antara ibu jarinya dan jari yang lain] karena aku memerdekaan Tsuwaybah”. [Lihat kitab Bidayah wan-Nihayah 2 : 272-273, kitab Sirah Al-Nabawiyah 1 :124, kitab Maulid Ibnu Katsir 21].


Ibnu Katsir mengagungkan malam Maulid Nabi, berikut kata beliau :

إن ليلة مولد النبي صلى الله عليه وسلم كانت ليلة شريفة عظيمة مباركة سعيدة على المؤمنين، طاهرة، ظاهرة الأنوار جليلة المقدار

“Sungguh malam kelahiran Nabi SAW adalah malam yang sangat mulia dan banyak berkah dan kebahagiaan bagi orang mukmin dan malam yang suci, dan malam yang terang cahaya, dan malam yang sangat agung”. [Lihat kitab Maulid iIbnu Katsir 19], sebagaimana dikatakan oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Ad-Durar Al-Kaminah mengatakan bahwa kitab tersebut adalah kitab Ibnu Katsir yang membolehkan Maulid Nabi dan di dalam nya membahas tentang perayaan peringatan Maulid Nabi.

TERNYATA :
Ibnu Katsir yang dianggap sama oleh Salafi-Wahabi dengan mereka dalam semua hal, juga mengagungkan Maulid, bahkan beliau punya kitab tentang kebolehan dan keagungan Maulid Nabi, perbedaan yang sangat mencolok ini tentu tidak aneh, karena Ibnu Katsir adalah seorang Ahlus Sunnah Waljama’ah [Aswaja], cuma mereka tidak mau melepaskan Ibnu Katsir, karena tanpa Ibnu Katsir, mereka tidak punya lagi Ulama hebat, yang bisa mereka sandarkan ajaran mereka, dan penganut Wahabi akan semakin berkurang drastis, dan separuh kebohongan yang mereka tutupi selama ini akan terkuak dengan sendiri nya, buktinya dalam hal ini Ibnu Katsir terlepas dari ajaran Wahabi, perayaan Maulid yang telah dirayakan setiap tahun di masa nya, tidak memvonis pecinta Maulid Nabi dengan Ahlu Bid’ah, apa lagi sampai menyamai dengan perayaan Kuffar [Na'uzubillah]

Dalam kitab nya Ibnu Katsir memuji Raja Mudhaffar, karena kedermawanan nya dalam perayaan Maulid besar-besaran, bahkan lebih dari itu, ketika para penganut Wahabi menganggap “orang yang merayakan Maulid sama dengan Abu Lahab” ternyata Ibnu Katsir membenarkan kisah tersebut, Ibnu Katsir membenarkan Abu Lahab membebaskan budak nya Tsuwaibah karena kegembiraan nya dengan berita kelahiran Nabi dan dengan sebab itu ia mendapat sedikit air yang dapat ia minum di kubur, karena kekufuran nya telah menghalangi pahala dan fadhilah besar yang seharus nya.

Tidak cuma itu, Ibnu Katsir juga percaya bahwa malam Maulid Nabi adalah malam yang penuh berkah, malam yang lebih dari malam lain nya, tentu saja ini sangat bertolak-belakang dengan anggapan Wahabi, karena mereka anggap malam Maulid tidak tidak punya kelebihan apa pun, sama seperti malam sebelum nya atau sesudah nya, semoga perasaan mereka terhadap Ibnu Katsir bisa menimbulkan benih cinta mereka terhadap Maulid Nabi SAW, inyaallah.



Pendapat Imam AL-DZAHABI Tentang Maulid Nabi


Az-Zahabi juga memuji Abu Said Al-Kukburi :

وكان متواضعًا ، خيِّرًا سنّيًا ، يحبّ الفقهاء والمحدّثين

“Dan adalah ia [Raja Mudhaffar] itu yang rendah diri, dan baik dan juga Sunni [Ahlus Sunnah Waljama'ah] dan ia mencintai Fuqaha’ [Ulama Fiqih] dan Muhadditsin [Ulama Hadits]“.[Lihat Siyar A'lam An-Nubala' 22 : 336]

TERNYATA :
Al-Dahabi sama hal nya dengan Ibnu Katsir, ia juga memuji Raja Maulid [raja Mudhaffar], dan dengan jelas Al-Dzahabi menyebut nya dengan Sunni yakni Ahlus Sunnah Waljama’ah, tapi kenapa Wahabi menyebut pecinta Maulid dengan Ahlu Bid’ah ? tidakkah mereka malu kepada Imam mereka ? kenapa justru mencari-cari alasan untuk mengingkari kebenaran dari Ulama yang mereka sukai, kenapa harus menutupi kebenaran yang datang dari diri mereka sendiri, kalau saja kebenaran datang dari orang yang ia musuhi dan benci selama ini, mungkin saja terlalu berat menerima dan mengakui nya, tapi ini kebenaran dari diri mereka sendiri.



Itulah sekelumit Ajaran membingungkan yg telah di praktekkan oleh para wahabiyah.

KITA TIDAK TAU DARIMANA WAHABI MENDAPATKAN PAHAM ANEH SEPERTI ITU, DI SATU SISI MEREKA MENGIKUTI PERKATAAN IBNU TAYMIYAH, DI SISI YG LAIN MEREKA MENGINGKARINYA.

APAKAH ADA LAGI KITAB2 ULAMA YG TELAH DI RUBAH OLEH KAUM WAHABIYAH, SEPERTI YG SERING MEREKA LAKUKAN PADA KITAB2 ULAMA AHLUSSUNNAH?


Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Baca Selanjutnya

Ada apa dengan selera musik anak anak muda saudi?




By Kaheel Baba Naheel

Ini adalah dua penyanyi terkenal.

Mohammad Abduh ini penyanyi kelahiran Saudi Arabia dan terkenal di jazerah arab atau timur tengah. Beliau ini disukai banyak orang Saudi, khusus nya orang orang dewasa atau tua. Rupanya beliau ini menjadi kebanggaan bagi arab Saudi. Menjadi seorang terkenal diseantero arab. Kalau anak anak muda nya atau remaja Saudi yang sering aku jumpai mereka itu lebih suka memilih lagu lagu barat, mulai rap atau rock metal dls, seperti Eminem, 50 Cent, Linkin Park, Limp Bizkit dan yang lain. Saya juga heran dari mana mereka bisa mendapatkan lagu lagu itu, karena setahu saya Tanah Suci Makkah sulit sekali mencari toko atau orang yang berjualan musik musik seperti itu apalagi format video klip, barangkali beli di Jeddah atau di Riyad atau download di internet ya?

Nah untuk yang satu ini Maher Zain, saya kira kita semua tau siapa dia. Tapi menjadi sebuah kebohongan jika ada anak salafi indo menyukai lagu atau musik dia. Kalau Nasyid saja nggak boleh apalagi musik ala Maher Zain ini.
Apalagi di album terbarunya sekarang ini, ada lagunya yang berjudul “MAWLAYA”

Silahkan sedot disini gan
http://mp3skull.com/mp3/maher_zain_mawlaya.html

wah, lagu nya bagi anak aswaja nggak asing banget…. Apalagi yang suka ikut acara maulidan.

Kikuk kikuk kikuk…

Demikian baba naheel melaporkan dari Saudi Arabia

Semoga bermanfaat
Salam Aswaja !!

©Scan Original & Official®
█║▌│█│║▌║││█║▌║▌
Baca Selanjutnya

Jasa bung karno menemukan makam Al Imam Bukhori




Jasa Bung Karno Dalam Menjaga Makam Imam Bukhori


Tahukah anda siapa yang sangat berjasa dalam menemukan makam dari Imam al Bukhari,beliau adalah Presiden pertama kita yaitu Presiden Soekarno

SAAT itu. Jumat (25/11), tim ekspedisi tengah melintas Kota Samarkand, Uzbekistan, dalam perjalanan menuju Turkmenistan. Langit sudah gelap.

Kompleks makam Imam Bukhari yang megah terlihat laksana istana raja. Penerangan di sana seadanya karena sudah tidak ada lagi peziarah yang berkunjung.

Imam Bukhari ialah seorang pengumpul hadis sahih Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Makamnya terletak di Samarkand, Uzbekistan. Tim Fas-tron Europe-Asia Metro TV Expedition 2011 mendapat kesempatan langka berziarah ke sana, bahkan langsung masuk ke ruang bawah tanah tempat jenazah Imam Bukhari bersemayam. Padahal biasanya para peziarah yang berasal dari berbagai suku bangsa hanya boleh masuk sampai ruang atas kompleks permakaman.

Kompleks serta-merta menjaditerang benderang kala perwakilan ekspedisi menemui pengelola makam dan mengungkapkan bahwa rombongan berasal dari Indonesia dan ingin berziarah.

Tak lama kemudian, Rahmatullo Sultonov, juru kunci makam yang berjilbab, hitam, keluar dari bangunan dan langsung mengarah ke ruang bawah tanah makam Imam Bukhari. Anggota ekspedisi diminta melepaskan sepatu sebelum masuk ruangan yang beralaskan karpet warna hijau tersebut.

Ruangan berdinding batu bata itu mampu menampung sekitar 10 orang, dilengkapi bangku untuk para peziarah. Makam ada di tengah ruang, berselimutkan kain hitam, bertulisan Arab warna kuning. Nuansa begitu khidmat saat berada di sana.

Setelah mengajak anggota tim ekspedisi untuk membaca beberapa surah pendek Alquran, Rahmatulloberkisah, kompleks permakaman Imam Bukhari tidak mungkin seindah dan semegah itu tanpa peran Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia.

Ketika Uzbekistan masih termasuk Uni Soviet, Soekarno-dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet pada 1959-pernah meminta petinggi Partai Komunis untuk mencarikan makam orang suci Islam yang sangat terkenal bernama Imam Bukhari.

Setelah tiga hari pencarian, makam Imam Bukhari ditemukan. Soekarno naik kereta dari Moskow ke Samarkand, tempat Bukhari meninggal dunia dan jenazahnya dimakamkan sekitar tahun 870.

“Beliau tiba pada malam hari dan langsung membaca Alquran sampai pagi hari, tidak tidur,” lanjut Rahmatullo seperti diterjemahkan Temur Mirzaev, rekanan Kedutaan Besar Republik Indonesia sekaligusdosen bahasa Indonesia di Institute of Oriental Studies, Tashkent.

Saat ditemukan, makam dalam kondisi tidak terurus. Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya.

“Bangsa Indonesia sangat berjasa bagi keberlangsungan makam Imam Bukhari. Sebenarnya makam sudah tutup untuk pengunjung karena hari sudah malam. Tapi, karena orang Indonesia yang datang, makanya dibukakan,” tutur Temur.

Juru kunci menutup ziarah dengan doa dan suasana pun mendadak hening. Dalam doanya, ia berharap perjalanan tim ekspedisi sukses dan selamat sampai tujuan.

Bung Karno Mencari Makam Imam Bukhori

DI Tashkent tidak ada jalan bernama Bung Karno. Tapi bukan berarti rakyat Uzbekistan ini tidak mengenal presiden pertama Republik Indonesia itu.

Tidak banyak yang tahu kalau Bung Karno adalah penemu makam Imam Al Bukhari, seorang perawi hadist Nabi Muhammad SAW. Begini ceritanya. Tahun 1961 pemimpin tertinggi Partai Komunis Uni Soviet sekaligus penguasa tertinggi Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev mengundang Bung Karno ke Moskow. Kayaknya Khrushchev hendak menunjukkan pada Amerika bahwa Indonesia berdiri di belakang Uni Soviet.

Karena bukan orang lugu, Bung Karno tidak mau begitu saja datang ke Moskow. Bung Karno tahu, kalau Indonesia terjebak, yang paling rugi dan menderita adalah rakyat. Bung Karno tidak mau membawa Indonesia ke dalam situasi yang tidak menguntungkan. Bung Karno juga tidak mau Indonesia dipermainkan oleh negara mana pun.

Bung Karno mengajukan syarat. Kira-kira begini kata Bung Karno, “Saya mau datang ke Moskow dengan satu syarat mutlak yang harus dipenuhi. Tidak boleh tidak.”

Khrushchev balik bertanya, “Apa syarat yang Paduka Presiden ajukan?”

Bung Karno menjawab, “Temukan makam Imam Al Bukhari. Saya sangat ingin menziarahinya.”

Jelas saja Khrushchev terheran-heran. Siapa lagi ini Imam Al Bukhari. Dasar orang Indonesia, ada-ada saja. Mungkin begitu sungutnya dalam hati. Tidak mau membuang waktu, Khrushchev segera memerintahkan pasukan elitnya untuk menemukan makam dimaksud. Entah berapa lama waktu yang dihabiskan anak buah Khrushchev untuk menemukan makam itu, yang jelas hasilnya nihil.

Khrushchev kembali menghubungi Bung Karno. “Maaf Paduka Presiden, kami tidak berhasil menemukan makam orang yang Paduka cari. Apa Anda berkenan mengganti syarat Anda?”

Bung Karno tersenyum sinis. “Kalau tidak ditemukan, ya udah, saya lebih baik tidak usah datang ke negara Anda.”

Kalimat singkat Bung Karno ini membuat kuping Khrushchev panas memerah. Khrushchev balik kanan, memerintahkan orang-orang nomor satunya langsung menangani masalah ini. Nah, akhirnya setelah bolak balik sana sini, serta mengumpulkan informasi dari orang-orang tua Muslim di sekitar Samarkand, anak buah Khrushchev menemukan makam Imam kelahiran Bukhara tahun 810 Masehi itu. Makamnya dalam kondisi rusak tak terawat.

Imam Al Bukhari yang memiliki pengaruh besar bagi umat Islam di Indonesia itu dimakamkan di Samarkand tahun 870 M.

Presiden Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya…

Khrushchev memerintahkan agar makam itu dibersihkan dan dipugar secantik mungkin.

Selesai renovasi, Khrushchev menghubungi Bung Karno kembali. Intinya, misi pencarian makam Imam Al Bukhari berhasil. Sambil tersenyum Bung Karno mengatakan, “Baik, saya datang ke negara Anda.” Setelah dari Moskow, tanggal 12 Juni 1961 Bung Karno tiba di Samarkand. Sehari sebelumnya puluhan ribu orang menyambut kehadiran Pemimpin Besar Revolusi Indonesia ini di Kota Tashkent. ( Habib Ahmad bin Faqih Ba'Syaiban )

http://www.facebook.com/pages/SYAFAAH-dan-BAROKAH/236235503128014

http://www.facebook.com/Kisah.Para.DatudanUlama.Kalimantan

http://www.facebook.com/
Baca Selanjutnya

Museum Kota Suci Mekah






Ini adalah gedung Museum yang berada di Tanah Suci Makkah Al Mukarromah KSA.
Tepatnya di Saree’ Hamraa’ Thareeq Jeddah Gadeem.

Di dalamnya berisikan macam macam peninggalan atau benda kuno yang berhubungan dengan Makkah Madinah atau Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Di dalam juga banyak di jumpai foto foto atau gambar gambar dua masjid suci tersebut pada jaman kuno dan hitam putih. Mulai yang berukuran besar, sedang dan kecil.

Museum ini padat dikunjungi dari berbagai elemen. Mulai dari siswa sekolah, mahasiswa, jama’ah umrah-haji dari berbagai belahan dunia.

Gratis tanpa dipungut biaya, hanya perlu administrasi tashrih dari pihak museum, yaitu misalnya anda dan rombongan ingin kesini, cukup pergi perwakilan anda kesini, melapor minta perijinan kunjungan rombongan, kemudian pihak terkait akan memberi sebuah kertas semacam keterangan, bahwa anda dan rombongan mendapat giliran mengunjungi pada hari dan jam yang telah mereka tentukan.

Teknis nya nanti masuk Bus perBus atau perombongan perombongan. Jadi antri, kadang menunggu lama, kadang tidak.

Di dalam museum ini juga ada guide nya yang bisa anda tanyakan satu persatu sejarah benda atau barang yang dipajang disana.

Gedung museum ini berdekatan dengan gedung atau pabrik pembuat kelambu ka’bah atau asesoris lain yang lebih kita kenal dengan sebutan “KISWAH”.
Sebenarnya di Makkah ini banyak museum, tapi yang saya tahu dan banyak dikunjungi adalah museum yang ini.

Saya terakhir mengunjungi tempat ini sekitar setengah bulan yang lalu.

Bukankah ini bentuk edukasi sejarah atau pelestarian situs situs sejarah islam?

CATATAN: Isi museum bisa anda lihat dikolom komentar.
Ulasan singkat tentang museum ini, bisa anda baca disini:

http://www.aawsat.com/details.asp?issueno=10992&article=544974

Foto-foto isi museum lainnya:

http://i3.makcdn.com/userFiles/a/y/aymanhyari/images/776image.jpeg

http://www.aawsat.com/2009/11/19/images/daily1.544974.jpg

http://s.alriyadh.com/2011/11/20/img/828595489296.jpg

http://nersian.net/img/mathaf-alharmin/1.jpg

http://www.flickr.com/photos/layal7/395939884/

http://www.okaz.com.sa/okaz/myfiles/2008/02/10/g50-big.jpg

http://www.aawsat.com/2009/11/19/images/daily3.544974.jpg

http://i3.makcdn.com/userFiles/a/y/aymanhyari/images/981image.jpeg

http://www.weed12.com/vb/imgcache/860.imgcache.gif

http://www.aawsat.com/2009/11/19/images/daily2.544974.jpg

http://i3.makcdn.com/userFiles/a/y/aymanhyari/images/805image.jpeg

http://s.alriyadh.com/2011/11/20/img/329643619498.jpg

http://i3.makcdn.com/userFiles/a/y/aymanhyari/i
egmages/579image.jp

http://i3.makcdn.com/userFiles/a/y/aymanhyari/images/953image.jpeg

http://www.weed12.com/vb/imgcache/859.imgcache.gif

http://www.weed12.com/vb/imgcache/864.imgcache.gif

http://www.sacred-destinations.com/saudi-arabia/mecca-mosque-photos/slides/mecca-black-stone-cc-toursaudiarabia.jpg

http://www.m0dy.net/vb/uploaded/upload/99662_1193495005.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpD9zFe10LabsmZd6qbSGmw_RPiJi-PCySEO3WyxywNcpzuK8jAfYFm1N_uY_gaNLX5OpVhWgHC5MiAVgm8ECQLdXaE6p5W8udzthad0vUEpGsTCwi-3YOP0o2z_WlUqdAO99q7jisA9YQ/s1600/%D8%B5%D9%88%D8%B1%D8%A9+%D9%85%D9%86+%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B5%D8%AD%D9%81+%D8%A7%D9%84%D8%B9%D8%AB%D9%85%D8%A7%D9%86%D9%8A+%D9%85%D8%AD%D9%81%D9%88%D8%B8%D8%A9+%D9%81%D9%8A+%D9%85%D8%AA%D8%AD%D9%81+%D8%A7%D9%84%D8%B1%D9%85%D9%8A%D9%86.JPG

http://makkah.minajl.com/Makkah_photos/Historical_Others/mak_hist_other_0074_00.jpg



Demikian baba naheel melaporkan dari Makkah.
Baca Selanjutnya

Para pembesar/petinggi wahabipun suka mencium





Foto ini berjudul

الأمير سلطان - يرحمه الله - وهو يقبل المصحف في إحدى زياراته التفقدية لمناطق المملكة

Mendiang Amir Sulthon bin Abdul Aziz sedang mencium Mushaf Alqur’an dalam salah satu kunjungan pemeriksaannya di daerah daerah kerajaan Saudi

Menurut salah satu teman saya, mencium Mushaf itu sudah membudaya
Lalu saya bertanya:”Memang mencium mushaf itu budaya nya mana mas? Atau mungkin maksud antum identik dengan siapa? Tasyabbuh???

Teman saya menjawab:”Maksud saya itu sudah umum, sudah lumrah dan bukan hal yang asing lagi. Jadi mencium mushaf itu sudah merata dimana mana.


Begitu juga ini

صاحب السمو الأمير يقبل مصحفا شريفا تلقاه خلال زيارته مقهى الجهراء
http://www.alanba.com.kw/AbsoluteNMNEW/articlefiles/NM/133843-3p3.jpg

Kemudian ini

سمو ولي العهد الشيخ نواف الأحمد يقبل مصحفا شريفا تسلمه هدية تذكارية من مقهى الجهراء
http://www.alanba.com.kw/AbsoluteNMNEW/articlefiles/NM/133843-99p3.jpg


SUMBER:
http://www.aleqt.com/2011/10/23/article_592188.html

http://www.alanba.com.kw/AbsoluteNMNEW/templates/local2010.aspx?articleid=133843&zoneid=14&m=0


Ini lanjutan dari postingan saya di wall kemarin lalu

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=340393919356355&set=a.149182898477459.32894.100001572504293&type=1


Semoga bermanfaat
Salam Aswaja !!

█║▌│█│║▌║││█║▌║▌║
Verified Official by Kaheel’s
— bersama Uttsaimin Ma'eshum di Makkah.
· · · 6 jam yang lalu
Baca Selanjutnya