كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ PECINTA RASULULLAH.COM menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Kamis, 03 Juli 2014

Dewan Pers Kecam Tindakan Kader PDIP Segel TV One Yogyakarta


"Kami mengecam dan menyesalkan tindakan vandalisme yang dilakukan kader-kader PDIP dan para pendukungnya yang merasa tersinggung oleh tayangan (TVOne) itu," kata anggota Dewan Pers Nezar Patria dalam diskusi yang digelar Lingkar Kajian Wartawan Pemilu di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/7).

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pers mengecam tindakan penyegelan yang dilakukan kader-kader PDI Perjuangan terhadap Kantor TV One di Yogyakarta. Dewan pers memandang aksi tersebut tidak dibenarkan jika memang dilakukan dalam rangka menyelesaikan masalah.

"Kami mengecam dan menyesalkan tindakan vandalisme yang dilakukan kader-kader PDIP dan para pendukungnya yang merasa tersinggung oleh tayangan (TVOne) itu," kata anggota Dewan Pers Nezar Patria dalam diskusi yang digelar Lingkar Kajian Wartawan Pemilu di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/7). 

Nezar sudah mendapatkan informasi penyegelan TV One di Yogyakarta yang disertai tindakan vandalisme kader-kader banteng moncong putih. Yakni dengan menuliskan kata-kata yang disebutnya cukup kasar. Selain itu juga tindakan sekelompok orang kemarin malam di TV One Pulogadung.  "Kami mengecam tindakan itu," katanya. 

Untuk diketahui, Kantor TVOne Biro Daerah Istimewa Yogyakarta disegel massa PDI Perjuangan pada Rabu (2/7) malam. Ini dilakukan karena pemberitaan TVOne soal calon presiden Joko Widodo dan komunisme dinilai terlalu menyudutkan. 

Penyegelan oleh massa ini juga disertai dengan aksi vandalisme atau mencorat-coret bangunan kantor TV swasta tersebut. 
(Ant)
Ari Purwanto

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Anda sopan kamipun segan :)