كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ PECINTA RASULULLAH.COM menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Jumat, 16 Agustus 2013

Jabhat Al Nusra Bantai 120 Anak dan 330 Orang Dewasa di Desa Tal Abyad – Suriah


Atas Nama Jihad, Al Nusra Bantai Secara Biadab 120 Anak dan 330 Orang Dewasa di Desa Tal Abyad – Suriah
Menurut berita al-Alam,   teroris Al Nusra telah menyerang desa-desa di Tal Abyad, dekat provinsi al-Hasakah, membunuh warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak.
Suku Kurdi yang mendominasi wilayah Tal Abyad sebyah desa di Utara provinsi Al-Raqqa, sedang dalam kondisi  stabil ketika kelompok teroris dari Negara Islam Irak dan Levant dan Jabhat al-Nusra menyerang wilayah tersebut, hari minggu lalu untuk mengambil kontrol atas wilayah tersebut.
Teroris yang berafiliasi ke Front al-Nusra membantai 120 anak-anak dan 330 laki-laki dan perempuan di distrik Utara Suriah – Tal Abyad, kata laporan media pada hari Senin.
Bentrokan mematikan telah terjadi di wilayah itu sebagai tempat berkumpul pejuang Kurdi dan relawan  untuk mulai persiapan menghalau teroris.
Muslim Sunni Kurdi telah diserang sebagaimana juga serangan di Aleppo, di mana awal pekan ini teroris melancarkan serangan ke Tal Aran dan Tal Hasel, membunuh dan menculik banyak orang dan memaksa orang lain untuk dibawa pergi.
Video yang diposting secara online oleh kelompok militan takfiri menunjukkan ratusan perempuan dan anak-anak di Tal Aran, tergeletak mati di tanah setelah rumah mereka dan ladang tanaman rusak parah dibombardir.

Video  Di Bawah : AS – Israel, Al-Qaeda Turki dan Jabhat Al-Nusra Membantai Muslim Sunni Kurdi di Suriah


 Tonton vidionya disini

Warga penduduk setempat mengatakan serangan brutal terhadap rumah mereka mengingatkan mereka tentang genosida suku Kurdi, yang dikenal sebagai Kampanye al-Anfal, pembunuhan massal yang dilakukan oleh diktator Irak Saddam Hussein pada 1980-an.

Pembunuhan Massal di Tangan Teroris Telah Meningkat di Suriah Selama Sebulan Terakhir

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan pada hari Minggu bahwa tentara Suriah tidak memiliki pilihan kecuali melanjutkan operasi terhadap pemberontak sementara cara-cara politik telah terhenti karena perubahan sikap oleh oposisi Suriah yang didukung Barat .
Perang di Suriah yang dimulai pada Maret 2011, ketika protes pro-reformasi berubah menjadi pemberontakan besar setelah intervensi dari negara-negara Barat dan regional.
Kerusuhan, yang mengambil para pelaku dari kelompok teroris  seluruh Eropa, Timur Tengah dan Afrika Utara, telah terjadi di Suriah sebagai salah satu konflik paling berdarah dalam sejarah.
Pemberontakan di Suriah yang didukung negara-negara asing berlanjut seakan tanpa akhir sebagaimana yang terlihat, sementara pemerintah AS telah meningkatkan dukungan politik dan militer untuk Takfiri ekstrimis melakukan teror atas Suriah.
Washington tampaknya tetap tak peduli tentang peringatan dari Rusia dan kekuatan dunia lainnya tentang bahaya konsekuensi dari mempersenjatai kelompok militan takfiri di suriah. ( SN – Is-Ins )

Source: Syrian News

 Sumber

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Anda sopan kamipun segan :)