كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ PECINTA RASULULLAH.COM menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Minggu, 29 April 2012

[ALLAH ADA TANPA TEMPAT, ARAH, DAN BATASAN]




[ALLAH ADA TANPA TEMPAT, ARAH, DAN BATASAN]

Akidah syeh ihsan jampes kediri tergambar tatkala beliau menerangkan melihat Allah swt:

"mata diciptakan bagimu agar memberi petunjuk dalam gelap, menolong dalam hajat, melihat keajaiban bumi dan langit"

"mata diciptakan agar kelak melihat Allah tuhan semesta alam dalam surga 'Adn, yaitu melihat secara sempurna tanpa dibatasi pandangan dan keterbatasan, karna Allah mustahil dibatasi dan berada pada keterbatasan"

"maka seorang mukmin mengetahui secara jelas akan dzat Allah dg tanpa ada batasan dan keterbatasan, melihatNYA tidak pada suatu tempat dan arah (kiri, kanan, depan, belakang, atas, bawah)"

"tidak pula melihatNYA dengan bersambungnya sorot cahaya, tidak juga melihatNYA ada jarak tertentu antara Allah dan orang yang melihatNYA"

"karna melihat menurut kami adalah bagian dari temuan (al-idrak) yang Allah ciptakan kapan, dimana, dan tempat yg DIA dikehendaki"

"namun melihatnya tak bisa disifatkan bagaimana dalam kebesaran dan keagunganNYA hingga tak mengetahui namanya dan siapa disekelilingnya. Karna memang akal sangat lemah untuk memahami hal seperti itu"

Al-alamah al-qari berkata:
"orang-orang mukmin melihat Allah dengan tanpa bagaimana dan menemukanNYA dan juga bentuk dari beberapa contoh bentuk,
mereka lupa akan nikmat-nikmat (surga) tatkala melihatNYA, alangkah ruginya wahai orang yg melepasNYA"
(siraj at-thalibin I/367)

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Anda sopan kamipun segan :)