كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ PECINTA RASULULLAH.COM menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Sabtu, 28 April 2012

‎.:::Syeikh Nawawi Al-Bantani:::.

‎.:::Syeikh Nawawi Al-Bantani:::.

Syeikh Nawawi Al-Bantani, nama lengkapnya ialah Abu Abdul Mu’thi Muhammad Nawawi bin ‘Umar bin Arabi al-Jawi al-Bantani. Ia dilahirkan di kampung Tanara, Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, Banten, Jawa Barat, pada tahun 1230 H/ 1813 M. Kemudian dia wafat dalam usia 84 tahun, yaitu pada 25 Syawal 1314 H/1897 M. Ditempat kediamannya Shi’ib Ali Mekkah.jenazahnya dimakamkan dipemakaman ma’la Mekkah, berdekatan dengan makam ibnu zubair dan Siti Asma binti Abu Bakar Ash-Shiddiq. Dia wafat pada saat sedang menyusun sebuah buku yang menguraikan Minhaj ath-Thalibin-nya Imam Yahya bin Syaraf bin Mura bin Hasan bin Husain bin Muhammad bin Jam’ah Hujam An-Nawawi. Ayahnya seorang tokoh agama yang sangat disegani. Ia masih punya hubungan nasab dengan Maulana Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Istrinya yang pertama bernama Nasimah, juga lahir di Tanara. Darinya, Kiai Nawawi dikaruniai tiga putri, Nafisah, Maryam, dan Rubi’ah. Istrinya yang kedua, Hamdanah, memberinya satu putri: Zuhrah. Konon, Hamdanah yang baru berusia belasan tahun dinikahi sang kiai pada saat usianya kian mendekati seabad.
Dikalangan keluarganya, Syeikh Nawawi Al-Bantani dikenal dengan Abu Abdul Mu’thi. Ayahnya bernama KH. Umar bin Arabi, seorang penghulu dan Ulama Pemimpin Masjid dan Pendidikan Islam di Tanara, Banten, sedang ibunya bernama Zubaidah, penduduk asli Tanara. Syeikh Nawawi merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara, yakni: Ahmad Syihab al-Din, Tamim, Sa’id, Abdullah, Tsakilah dan Sariyah.

Silsilah keturunan Syeikh Nawawi dari ayahnya adalah:
Nawawi bin Kiai Umar,
bin Kiai Arabi
bin Kiai Ali
bin Kiai Jamad
bin Janta
bin Kiai Masbugil
bin Kiai Masqun
bin Kiai Masnun
bin Kiai Maswi
bin Kiai Tajul Arusy Tanara
bin Maulana Hasanudin Banten
bin Maulana Syarif Hidayatullah Cirebon
bin Raja Amatuddin Abdullah
bin Ali Nuruddin
bin Maulana Jamaluddin Akbar Husain
bin Imam Syayid Ahmad Syah Jalal
bin Abdullah Adzmah Khan
bin Amir Abdullah Malik
bin Sayyid Alwi
bin Sayyid Muhammad Shahib Mirbath
bin Sayyid Ali Khali’ Qasim
bin Sayyid Alwi Imam Ubaidillah
bin Imam Ahmad Muhajir Ilallahi
bin Imam Isa an-Naqib
bin Imam Muhammad Naqib
bin Imam Ali Aridhi
bin Imam Ja’far ash-Shadiq
bin Imam Muhammad al-Baqir
bin Imam Ali Zainal Abidin
bin Sayyidina Husain ra
bin Sayyidatina Fathimah Zahrah binti Muhammad SAW.
Kemudian dari silsilah keturunan pihak ibunya adalah bahwa Syeikh Nawawi bin Nyi Zubaidah binti Muhammad Singaraja.
--------------------------------------------------------------------------------------
Karna keterbatasan saya, mohon maaf jika ada kesalahan/kekurangan penulisan tentang beliau, khusus nya masalah silsilah beliau.
__________________________________________________________
Seperti biasa, ini saya sertakan foto makam beliau. Dan ini hasil jepretan saya sendiri.
Saya terakhir mengunjungi makam beliau pada tanggal, 27 april 2011 lalu.
---------------------------------------------------------------------------------------
Semoga bermanfaat.
Salam Aswaja !!! — bersama Ular Berbisa dan 34 lainnya di Masjid Al Haram - Makkah.
 ·  ·  · 11 Juni 2011 pukul 1:38

2 komentar :

  1. Assalamualaikum Warahatullah.....saya dari Malaysia..nama saya muhammad halizal...bagaimana petuanya jika mahu ziarah maqamnya di ma'la makkah?

    BalasHapus
  2. http://jagadkawula.blogspot.com/

    BalasHapus

Anda sopan kamipun segan :)