كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ PECINTA RASULULLAH.COM menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Senin, 06 Februari 2012

JADILAH SEPERTI PADI,SEMAKIN BERISI SEMAKIN MENUNDUK ALIAS TAWADHU

By 'aLa Kulli Hall

Dibawah ini adalah catatan dari grup facebook yang saya ikuti.

'aLa Kulli Haal > 1.000.000 ORANG MENOLAK WAHABI DI INDONESIA
Saya sangat tahu di fb ini masih banyak lagi yang lebih alim daripada saya, yang sengaja menyembunyikan kehebatannya karena memakai ilmu padi ini.
Dan saya bukan orang seperti itu, karena saya tidak akan membiarkan kesesatan wahabi ada dmuka bumi, dan kesesatan wahabi ini harus dilawan.
Silahkan dari pihak aswaja maupun wahabi menganggap saya ini anak yang baru punya ilmu sedikit langsung mau dipamerkan, hehe...
Tapi anggapan itu akan hilang setelah saya tulis ayat dibawah ini, dan ilmu padi itu pun tidak berlaku kepada saya dengan sebab ayat dibawah in.

وإذ قالت أمة منهم لم تعظون قوما الله مهلكهم أو معذبهم عذابا شديدا قالوا معذرة إلى ربكم ولعلهم يتقون
فلما نسوا ما ذكروا به أنجينا الذين ينهون عن السوء وأخذنا الذين ظلموا بعذاب بئيس بما كانوا يفسقون
Cerita ini dmulai pada kisah pelarangan mencari ikan pada hari sabtu, lalu diantara ulama atau orang-orang alim nya pada masa itu terbagi dua.
Ada yang mau menasehati kaumnya agar supaya tobat, dan jagann mencari ikan lagi pada hari sabtu, dan ada yang tidak mau tau dan ambil yang enaknya saja, tidak mau debat, tidak mau mengeluarkan nasehatnya, dan tidak mau memberi nasehat, malahan berteman dengan para pelaku yang mencari ikan itu, bahkan dalam ayat diatas diceritakan bahwa mereka yang mau enaknya tadi mencela ulama atau orang-ornag yang memang selalu memberi nasehat kepada kaumnya, simak ayat ini :

وإذ قالت أمة منهم لم تعظون قوما الله مهلكهم أو معذبهم عذابا شديدا قالوا معذرة إلى ربكم ولعلهم يتقون

Dan ingatkan kembali wahai nabiku muhammad ketika ada salah satu ummat diantara mereka mencela ummat yang suka dakwah : "Mengapa kamu buang-buang waktu menasehati kaum yang memang akan Allah binasakan mereka itu, atau mengazab mereka dengan azab yang keras...?"
Lalu ulama yang mereka cela yang selalu berdakwah tadi menjawab : "Kami melakukan itu supaya kami mempunyai alasan dihadapan tuhan bhw kami sudah menasehati mereka agar tobat dan bertakwa, dan lepas tanggung jawab kami dihadapan tuhan kami nanti...!!!

Lalu bagaimana lanjutan ceritanya ?
Ternyata eh ternyata, ayat setelahnya begini :

فلما نسوا ما ذكروا به أنجينا الذين ينهون عن السوء وأخذنا الذين ظلموا بعذاب بئيس بما كانوا يفسقون
Manakala waktu mereka melupakan apa yang di peringatkan kepada mereka itu, KAMI SELAMATKAN ORANG ORANG YANG BERANI BERDAKWAH MEMBELA KEBENARAN TADI, lalu ulama yang mau enaknya saja dan mencela ulama yang berdakwah tadi ( padahal mereka tidak ikut memperbuat maksiat, tapi mereka diam saja tidak mau menasehati ) beserta orang-orang yang zholim yang tidak mau menerima nasehat tadi, kami azab mereka dengan azab yang keras, karena sebab kefasikan mereka, lalu akhirnya mereka jadi KERA, hehe...

Karena itu saya selalu menunjukkan ilmu saya demi untuk menyelamatkan pengguna facebook agar jagan tersesat oleh wahabi salafi yang sering mempropagandakan faham mereka lewat facebook.

Karena itu saya mau menulis sesuatu disini.

1. BID'AH

Pembahasan bid'ah pada hadist nabi itu dibahas oleh para ulama, ada yang mengatakan tidak ada bid'ah hasanah dalam syariat agama, ini versi wahabi.

Ada yang mengatakan bid'ah hasanah itu ada dalam syariat agama, ini yang benar.

2. MAULID
Ada ulama yang membolehkan, ini versi aswaja, dan ini yang benar, ada ulama yang melarang, kebanyakan yang melarang datangnya cuma dari ulama wahabi salafi, hehe.. Ini versi yang salah, walaupun dibenarkan oleh sebagian kaum-kaum yang memang tidak mencintai nabi muhammad.

3.TAHLILAN
Ada ulama yang membolehkan, ini versi aswaja, bahkan imam Ibnu taimiyah pun juga membolehkan, dan ini yang benar.

Ada ulama yang melarang, ini versi wahabi salafi zaman sekarang, hehe.. Dan ini yang salah.

4.TAWASSUL & TABARRUK
Banyak sekali ulama yang membolehkan, ini versi yang benar.
Dan ada juga yang melarang ditakutkan syirik, ini juga benar.
Karena itu masalah ini perlu tabayun dulu, jangan langsung vonis syirik-syirik aja, biasanya yang vonis-vonis ini adalah wahabi salafi, memang bagus sih, tapi jangan dipukul rata dong, kasiani saya, saya juga doyan tawassul dan tabarruk, wkkkk....

5.ALLAH & ARSY Nya
Seluruh mazhab salaf tidak ada mengatakan Allah bertempat di Arsy, punya rumah di arsy, duduk di arsy, tapi mereka menyerahkan semuanya kepada Allah tanpa membagaimanakan, dan dalam keyakinan hati mereka, mereka tetap yakin bahwa Allah ada tanpa tempat, bukan di Arsy atau di langit, ini adalah i'tiqad yang benar ( dan para ulama salaf semuanya alim-alim )
Sedangkan sekarang banyak orang-orang awam wahabi bermunculan, yang mengatakan Allah memang bertempat di Arsy, ini jelas salah.
Dan ada juga ulama yang mentakwil ayat itu, dan ini adalah benar, karena demi menyelamatkan orang awam dari faham-faham musyabbihah wahabi.

6. MASALAH SYI'AH
ini juga wajib dibasmi, karena syi'ah adalah golongan khawarij dan sesat, merubah AlQur'an, menghina sahabat dan menghalalkan nikah mut'ah, seluruh ulama ahlussunnah menyatakan mereka sesat.

7. Timbul pertanyaan dibenak kita, apakah golongan-golongan sesat ini termasuk dalam golongan islam atau tdk? Seperti WAHABI, SYI'AH, MU'TAZILAH, JAHMIYAH, dan yang lain nya? Karena mereka bertuhan Allah, bernabikan muhammad, berkitab AlQur'an?

Jawaban nya adalah :

Jika diantara mereka menyalahi Allah, menyalahi Rasulnya dan kitabnya, maka mereka bukan golongan islam, tapi khawarij alias keluar dan menyalahi Allah, Rasulnya dan kitabnya.

Karena itu untuk mengetahui golongan mana yang benar, diperlukan SANAD yang benar-benar muttashil dan musyafahatan pada pengambilan ilmu dari Allah, alias AlQur'an nya, dan RasulNya, alias hadist beliau.
Maksud saya adalah belajar ilmu AlQur'an dan hadist harus dengan guru yang benar-benar muttashil SANAD nya ( Bersambung lisannya ) hingga ke Rasulullah SAW, inilah golongan yang paling selamat.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Anda sopan kamipun segan :)