كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ PECINTA RASULULLAH.COM menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Senin, 06 Februari 2012

PAHALA MEMBACA SHOLAWAT KEPADA NABI ITU SANGAT BESAR

By 'aLa Kulli Haal

Mari bersholawat rame-rame kepada Rasulullah SAW, hidupkan maulid nabi dibulan lahir beliau ataupun dibulan lainnya..

Karena pahala membaca sholawat kepada nabi itu sangat besaaar...

Dalil dari AlQur'an
إن الله وملئكته يصلون على النبي ياأيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما
Kalimat malaikat disana boleh dibaca nashob sebagai athof kepada isim inna, boleh rofa athof kepada mahal isim inna, yaitu mubtada.

Imam Mujahid mengatakan dalam tafsirnya mengutip perkataan Abul aliyah: Sholawat Allah kepada nabinya yaitu pujian atasnya disisi para malaikatnya, dan sholawat malaikat kepada nabi yaitu doa untuk nabi.

Kalau imam Thobary mengatakan dari riwayat Ibnu Abbas: Allah dan para malaikat nya memberikan berkahnya kepada nabi muhammad, bisa juga dengan makna merahmati.

Imam Ibnu Abi zamanin almaliki mengatakan : Yushallun maknanya Allah mengampuni, dan malaikat memintakan ampun, dan manusia disuruh juga memintakan ampun untuk Rasulullah SAW.

Dalam tafsir Thobary, Ibnu abi hatim, Mawardi, Durrul mantsur sayuti , ada riwayat hadist :
حدثنا الحسن بن عرفة حدثنا هشيم بن هشيم بن بشير عن يزيد بن أبي زياد حدثنا عبد الرحمن بن أبي ليلى عن كعب بن عجرة قال : لما نزلت إن الله وملائكته يصلون على النبي ياأيها الذين آمنو صلوا عليه وسلموا تسليما
قال : قلنا يارسول الله قد علمنا السلام فكيف الصلاة عليك قال قولوا : اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد
Ka'ab bin ujrah mengatakan : Manakala pada waktu turun ayat ( diatas ) kami menanya kepada Rasulullah SAW, ya Rasulallah, kami sudah tau bagaimana cara mengucap salam kepada Engkau, lalu cara bersholawat kepada Engkau bagaimana?
Maka Rasulullah SAW menjawab degan menyuruh membaca :
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد
Lalu para wahabi berpendapat bahwa bersholawat atas nabi itu cukup dengan apa yang disuruh oleh nabi, yaitu dengan sholawat diatas, tanpa penambahan apapun, bahkan tidak perlu ada kalimat "sayyidina"

Maka mahmud Albanjari atau 'ala kulli haal menjawab : Pendapat wahabi ini adalah kesalahan dan berfikiran yang sangat sempit skali...

Dalam usul fiqh : Boleh kita menambah dari suruhan yang ditentukan,
Misalnya saja kita dalam sholat cuma di suruh sujud saja, tapi boleh kita menambah dalam sujud itu dengan doa-doa macam-macam, selama tidak menyalahi apa yang ada di fiqh, seperti yang dilakukan imam Ahmad bin hanbal, beliau dalam sujud nya selalu mendoakan imam Syafi'i, padahal zaman Rasul imam Syafi'i belum lahir, jadi imam Ahmad membuat satu penambahan dalam suruhan yang cuma hanya sujud tanpa ada dalil dari AlQur'an dan Sunnah, hehehe..
Sama juga sholawat kepada Rasulullah, boleh kita tambah-tambahin dari apa yang disuruh Rasulullah, karena ada atsar seorang sahabat bernama Ibnu mas'ud melaini dari sholawat suruhan nabi.

Dalam tafsir Sam'ani :
عن عبد الله بن مسعود أنه قال : إذا صليتم على رسول الله فأحسنوا الصلاة عليه فلعلها تعرض عليه ، قالوا له : فعلمنا قال قولوا اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ونبيك سيد المرسلين وإمام المتقين وخاتم النبيين إمام الخير وقائد الخير ورسول الرحمة اللهم ابعثه المقام المحمود الذي يغبطه به الأولون
Abdullah bin mas'ud mengatakan : Bila kamu hendak bersholawat atas Rasulullah, maka baguskanlah sholawat kamu, mudah-mudahan sholawat kamu sampai kepada beliau, mereka berkata kepada Ibnu mas'ud, tolong ajari kami,
Lalu ibnu mas'ud membikin sholawat sendiri dan membaguskan susunan ibaratnya dengan memuji-muji Rasulullah SAW sepeti yang tertulis di atas,
( DaRI IBNU MAS'UD INILAH dapat kita ambil dalil bahwa boleh kita membikin sholawat sendri, seperti sholawat nariyah, burdah, dalailul khairat, dan membikin syair maulid yang memuji-muji rasul, demi untuk membaguskan sholawat kita kepada Rasulullah SAW )
Dan pelajaran yang diambl dari atsar Ibnu mas'ud ini laisa biqaidin, artinya tidak tertuju pada sholawat yang dibaca oleh ibnu mas'ud aja ,tapi boleh di qiyaskan ke lain-lain selama itu bagus dalam memuji dan mendoakan Rasulullah SAW, seperti dalailul khairat, barzanji, simtud durar, burdah dll...

Adapun membanyakkan sholawat itu Dalil dari hadist yang sangat shohih, karena takhrijnya dari rawi-rawi yang tsiqoh
حدثنا هناد
رتبه ابن حجر من ثقة
عند الذهبي من الحافظ الزاهد
Hannad ini kata Ibnu hajar teramusk tsiqoh,
Kata azzahabi beliau adalah hafizh yang zuhud
قال حدثنا قبيصة
رتبه ابن حجر من صدوق
وعند الذهبي حافظ
Qobishoh ini termasuk dipercaya kata Ibnu hajar
Azzahabi mengatakan hafizh
عن سفيان الثوري
رتبه ابن حجر من ثقة حافظ عابد إمام حجة
وعند الذهبي الإمام أحد الأعلام علما وزهدا
Sufyan Tsauri ini sudah tidak di ragukan dikalangan ulama hadist, beliau adalah imam, kata-kata ulama peneliti hadist yaitu Azzahabi dan ibnu hajar
عن عبد الله بن محمد بن عقيل
رتبه ابن حجر من صدوق

Ibnu hajar mengatakan beliau terpercaya

عن الطفيل بن أبي بن كعب
رتبه ابن حجر من ثقة
وعند الذهبي من ثقة أيضا
Anak Ubai bin ka'ab ini termasuk tsiqoh juga
عن أبيه
أبي بن كعب من الصحابه عند ابن حجر
وعند الذهبي هو سيد القراء
قال
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا ذهب ثلثا الليل قام
فقال ياأيها الناس اذكروا الله اذكروا الله
جاءت الراجفة تتبعها الرادفة جاء الموت بما فيه جاء الموت بما فيه
قال أبي : قلت يا رسول الله إني أكثر الصلاة عليك فكم أجعل لك من صلاتي ؟ فقال ما شئت قال : قلت الربع قال : ما شئت فإن زدت فهو خير لك ، قلت النصف قال ما شئت فإن زدت فهو خير لك
قلت فالثلثين قال ماشئت فإن زدت فهو خير لك قلت : أجعل لك صلاتي كلها قال : إذا تكفى همك ويغفر لك ذنبك

وقال الترمذي هذا حديث حسن صحيح الإسناد

Dari Ubai bin ka'ab berkata : Dahulu rasulullah apabila sudah lewat sepertiga malam, pasti beliau tahajjud, dan bersabda : Wahai manusia ( dalam tuhfatul ahwazi syarah turmudzi oleh imam mubarakfuri : Maksudnya manusia ini adalah para sahabat yang tidur, yang lupa dari mengingat Allah ), ingatlah Allah, ingatlah Allah,
Telah tiba oleh gempa ( imam Mubarakfuri memaknakan ini beliau mengutip dari kitab nihayah, maknanya tiupan terompet pertama yang mematikan smua makhluq )
( imam Mubarakfuri memaknakan radifah adalah tiupan kedua yg menghidupkan para makhluQ )
Kata imam Mubarakfuri kalimat ja-at itu dengan shigat madhi, karena pasti terjadi itu, jadi seolah-olah ada datang, maksudnya dalam waktu dekat akan terjadi, datang kematian dengan sesuatu-sesuatu yang ada padanya( di ulang-ulang karena mentaukid kan )
Lalu Ubai bin ka'ab brtanya : Ya Rasulullah ( imam Mubarakfuri memaknakan dalam syarahnya ) bahwasanya aku hendak membanyakkan sholawat atas engkau ( imam Alqori mengatakan : Sholawat maksudnya disini adalah pengganti doa yang lain, jadi ubai khusus bersholawat aja dalam doanya )
Berapakah aku menjadikan khusus untuk engkau dari sholawatku?
Rasul menjawab : Terserah kamu,
Lalu aku tanya lagi kata ubai : ( imam Mubarakfuri mentakdirkan kalimat rubu'u diatas dengan mensyarahkan ) aku jadikan seperempat waktu malam ku untuk bersholawat atas mu?
Rasulullah menjawab : Terserah kamu, tapi jika kamu tambah itu lebih bagus
Aku tanya lagi : Bagaimana kalau separo malam?
Rasulullah menjawb : Terserah kamu, tapi jika kamu tambah, lebih bagus
Aku tanya lg : Bagaimana kalau dua pertiga malam?
Rasulullah menjawab : Terserah kamu, tapi jika kamu tambah lebih bagus lagi
Lalu aku usul kan lagi : Aku akan menjdkan seluruh malam ku hanya untuk bersholawat atas mu ya Rasulallah?
Lalu Rasulullah menjawab : ( Maknanya kata imam Mubarakfuri begini ) apabila engkau gunakan semua waktu doa engkau hanya untuk bersholawat atas ku, maka akan diberikan kepada engkau hajat engkau di dunia maupun akhirat, dan akan diampuni dosa-dosa engkau.

Kata imam mubarakfuri Hadist ini hasan dsisi imam turmudzi, adapun disisi imam hakim hadist ini shohih,

Sekiranya tulisan ini bagus, maka yang bagus-bagus itu semua dari Allah,
Jika ada kekurangan, maka kekurangan itu dari alfaqir sendiri.

Selamat membaca dan memahami isinya dan semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Anda sopan kamipun segan :)